MEMBANGUN PERILAKU & POLA PIKIR ASN DI ERA PANDEMI COVID 19 (study analisis ASN Kab.Batang)

  • Retno Dwi Irianto Dewan Riset Daerah Kabupaten Batang
Keywords: Perubahan pola pikir & perilaku ASN, Inovasi & kreativitas, kesadaran & keikhlasan

Abstract

Aparatur Sipil Negara menjadi bagian penting & strategis dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik ( Good governance ) karena ASN bukan lagi sekedar menjadi alat kekuasaan tetapi juga menjadi penggerak sebuah rezim pemerintahan dalam upaya mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran bangsa & negara. Oleh karena itu UU no.5 th 2014 tentang Aparatur Sipil Negara , UU no.23 th 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan UU no.25 th 2009 tentang Pelayanan Publik telah merubah fungsi dan peran serta mendudukan ASN tidak lagi sekedar alat penguasa tetapi lebih pada posisi sebagai pelayan publik dan
penyelenggara pemerintahan/pemerintahan daerah. Sayangnya perubahan tersebut belum sepenuhnys dipahami dan dilaksanakan oleh setiap ASN ,karena perubahan nilai kebiasaan lama yang sudah tertanam sejak beberapa puluhan tajun lamanya sangatlah tidak mudah, sehingga reformasi birokrasi yang dicanangkan sejak tahun 2000 belum banyak memberikan perubahan yang significan dengan harapan publik. Situasi pandemi covid 19 ini lebih memberikan tekanan berat kepada ASN dalam menjalankan fungsi pelayanan publik , karena secara tiba-tiba ASN dihadapkan pada perubahan sistem dan teknologi yang serba mendadak
harus.dikuasai dan kondisi ini berada diluar kemampuan aparatur yang pada umumnya tidak terbiasa dengan pola perubahan yg sangat cepat sehingga sering menghambat kinerjanya. Diperlukan perubahan mindset (pola pikir) dan culture set (budaya kerja) kepada.setiap ASN selain sebuah terobosan inovasi & kreativitas dalam menjalankan tugas pokok fungsinya , hal itu menjadi sebuah keniscayaan yang tidak dapat dihindari dan diperlukan adoptasi yg cepat bagi ASN dalam menyikapi kondisi melalui tindakan yg nyata dalam menjalankan pelayanan publik karena harus disadari bahwa ASN adalah menjadi contoh dan panutan masyarakat./publik.  

 

ABSTRACT 

The State Civil Apparatus (SCA) is an important & strategic part in creating good governance because ASN is no longer just a tool of power but also a driving force for a government regime in an effort to realize the welfare and prosperity of the nation and state. Therefore, Law No. 5/2014 on State Civil Apparatus, Law No. 23/2014 on Regional Government and Law No. 25/2009 on Public Services have changed the function and role and occupy ASN no longer just a tool of power but rather a position as public servants and administrators / regional administrations. Unfortunately, these changes have not been fully understood and implemented by every SCA, because to change the values of old habits that have been embedded since several years ago is not easy, so that the bureaucratic reforms launched since 2000 have not brought significant changes to public expectations yet. The situation of the Covid 19 pandemic puts more pressure on SCA in carrying out its public service functions, because suddenly SCA has been faced with sudden changes in systems and technology that must be controlled and this condition is beyond the ability of the apparatus who are generally not accustomed to very changing patterns. fast so it often hinders its performance. A change
in mindset and culture set (work culture) is needed for every SCA apart from a breakthrough innovation and creativity in carrying out its main duties. It becomes a necessity that cannot be avoided and a fast adaptation is needed for SCA in dealing with conditions through concrete actions in carrying out public services because it must be realized that SCA is an example and role model for society. / the public.

Author Biography

Retno Dwi Irianto, Dewan Riset Daerah Kabupaten Batang

Dewan Riset Daerah Kabupaten Batang

Published
2020-11-01