STRATEGI KEBIJAKAN PENGURANGAN RISIKO BANJIR DI KABUPATEN GROBOGAN

STRATEGI KEBIJAKAN PENGURANGAN RISIKO BANJIR DI KABUPATEN GROBOGAN

Penulis

  • Abdur Rahman BAPPEDA KAB. GROBOGAN

DOI:

https://doi.org/10.55686/ristek.v10i1.220

Kata Kunci:

Banjir, Curah Hujan Ekstrem, Alih Fungsi Lahan

Abstrak

Banjir menjadi masalah serius di Kabupaten Grobogan, dengan tiga kejadian besar pada 2024–2025. Faktor utamanya yaitu curah hujan ekstrem, infrastruktur pengendali banjir yang belum optimal, serta alih fungsi hutan menjadi lahan pertanian yang mengurangi tutupan lahan. Dampak banjir merata di 98 desa pada 14 kecamatan dan menyebabkan jebolnya 28 titik tanggul.Kajian ini bertujuan mengidentifikasi penyebab banjir dan merumuskan strategi pengurangan risiko. Kajian menggunakan model USG untuk menentukan prioritas isu serta analisis SWOT untuk menilai alternatif intervensi. Metode penelitian bersifat deskriptif kualitatif melalui literature review, wawancara dengan BPBD dan Bappeda, serta observasi lapangan. Hasil menunjukkan bahwa banjir dipicu oleh intensitas hujan tinggi, kapasitas infrastruktur yang rendah, dan konversi lahan hutan di wilayah hulu. Rekomendasi kebijakan meliputi penguatan infrastruktur pengendali banjir, peningkatan kapasitas drainase, normalisasi sungai, serta pengendalian alih fungsi lahan melalui agroforestri, reboisasi, dan praktik pertanian berkelanjutan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

An-Nisa. 2025. Banjir Grobogan, Akses Jalan Umum Lumpuh Total, https://jatengkita.id/headline/banjir-grobogan-akses-jalan-umum-lumpuh-total/?utm_source=chatgpt.com Tanggal akses 27 Februari 2025.

Aven, T. 2016."Risk assessment and risk management: Review of recent advances on their foundation." European Journal of Operational Research, 253(1), 1-13.

Bappenas. 2022. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional: Strategi Pengurangan Risiko Bencana.

Birkmann, J., et al. 2022. "Governance and disaster risk reduction: A comparative analysis." Progress in Disaster Science, 15, 100245.

BPPD. 2024. Pengkajian Kebutuhan Pascabencana Akibat Banjir Kabupaten Grobogan Tahun 2024, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Grobogan

BPPD. 2025a. Pengkajian Kebutuhan Pascabencana Akibat Banjir Kabupaten Grobogan Tahun 2025, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Grobogan

BPPD. 2025b. Data Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Grobogan https://bpbd.grobogan.go.id/data-bencana/ tanggal akses 12 Februari 2025.

Dewan, A. 2021. Floods in a Changing Climate. Springer.

DPUPR, 2024a, Laporan Data Curah Hujan di Stasiun Hujan yang berada di Kabupaten Grobogan.

DPUPR, 2024b, Laporan Penyusunan Database Drainase Kota Purwodadi dan sekitarnya.

Folke, C., et al. 2020. "Adaptive governance of social-ecological systems." Annual Review of Environment and Resources, 45, 447-475.

Hendrayana, H., Riyanto, I. A., Nuha, A., dan Ruslisan. 2024. Multi-Parameter Approach to Determine the Floods Causes in North Luwu, South Sulawesi. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1378(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/1378/1/012004

Hirabayashi, Y. et al. 2013. “Global flood risk under climate change.” Nature Climate Change.

Kusumawardani, R., & Sahid, A. 2021. "Integrated water resources management in critical watersheds: Lesson from Indonesia." Journal of Environmental Management, 298, 113456.

Legono, D. 2011. “Karakteristika Sedimentasi Pada Das Lusi.” 2(5): 119–26. https://adoc.pub/karakteristika-sedimentasi-pada-das-lusi.html.

Legono, D. 2011. "Sediment transport and watershed management in Lusi River Basin." Journal of Water Resource Management, 25(8), 1234-1256.

Nashr, JA., 2025, Daftar Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan Dampak Banjir di Grobogan, https://www.tempo.co/ekonomi/daftar-perjalanan-kereta-api-yang-dibatalkan-dampak-banjir-di-grobogan-1197341?utm_source=chatgpt.com Tanggal akses 27 Februari 2025

Nugroho, D.A., dan Handayani, W., 2021, Kajian Faktor Penyebab Banjir Dalam Perspektif Wilayah Sungai: Pembelajaran Dari Sub Sistem Drainase Sungai Beringin, Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota 17(2): 119–36. doi:10.14710/pwk.v17i2.33912. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/pwk/index Tanggal akses 17 Februari 2025

Nugroho, P. dan Putri, G., 2025, Jalur Semarang-Purwodadi Putus Total Akibat Banjir, Pengguna Jalan Dialihkan ke Demak. https://regional.kompas.com/read/2025/01/21/190607878/jalur-semarang-purwodadi-putus-total-akibat-banjir-pengguna-jalan-dialihkan?utm_source=chatgpt.com. Tanggal akses 12 Februari 2025.

Nurul Huda Firizqi, Riman, Agus Tugas Sudjianto, 2023, Studi Normalisasi Sungai Lusi Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah, https://jurnal.widyagama.ac.id/index.php/bouwplank/article/view/438?utm_source=chatgpt.com. Tanggal akses 13 Februari 2025.

Nurul Huda Firizqi, Riman, Agus Tugas Sudjianto. 2023. “Studi Normalisasi Sungai Lusi Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah.” 3(2): 1–13.

Ningsih, D.H.U, dan Wismarini, D. 2010. Analisis Sistem Drainase Kota Semarang Berbasis Sistem Informasi Geografi dalam Membantu Mengambil Keputusan bagi Penanganan Banjir. Jurnal Teknologi Informasi Dinamik XV, No. 1, Januari 2010: 41-51 https://media.neliti.com/media/publications/242704-analisis-sistem-drainase-kota-semarang-b-f520cfe6.pdf?utm_source=chatgpt.com

Marfai, M. A., et al. (2020). "Urban flood resilience assessment in Jakarta: Integrating hydraulic modeling and social vulnerability." International Journal of Disaster Risk Reduction, 51, 101845

Munir, S.. 2025. Ini Daftar 9 Kecamatan, 27 Desa di Grobogan yang Terdampak Banjir, Total 3.946 KK Mengungsi, Radar Kudus, https://radarkudus.jawapos.com/grobogan/695555928/ini-daftar-9-kecamatan-27-desa-di-grobogan-yang-terdampak-banjir-total-3946-kk-mengungsi?utm_source=chatgpt.com. Tanggal akses 13 Februari 2025

Peraturan Daerah Kabupaten Grobogan Nomor 5 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Grobogan Tahun 2025-2029. Tanggal 20 Agustus 2025.

Ridwan, M., dan Sarjito, J. 2024. “Studi Kajian Dampak Perubahan Tutupan Lahan Terhadap Kejadian Banjir Di Daerah Aliran Sungai.” ENVIRO: Journal of Tropical Environmental Research 26(1): 38. doi: https://doi.org/10.20961/enviro.v26i1.93145

Taslim, 2025, Rute Perjalanan KA Semarang-Surabaya Dialihkan Imbas Banjir di Grobogan, https://www.krjogja.com/pantura/1245552987/rute-perjalanan-ka-semarang-surabaya-dialihkan-imbas-banjir-di-grobogan?utm_source=chatgpt.com. Tanggal akses 12 Februari 2025

UNDRR. (2023). "Global Assessment Report on Disaster Risk Reduction." United Nations.

Wismarini, D Th, and Untari Handayani Ningsih. 2010. “242704-Analisis-Sistem-Drainase-Kota-Semarang-B-F520Cfe6.” Jurnal Teknologi Informasi Dinamik XV(1): 41–51.

Widianto, D Suprayogo, H Noveras, R H Widodo, P Purnomosidhi, and M van Noordwijk. 2004. “Alih Guna Lahan Hutan Menjadi Lahan Pertanian : Apakah Fungsi Hidrologis Hutan Dapat Digantikan Sistem Kopi Monokultur ?” https://www.cifor-icraf.org/publications/sea/Publications/files/book/BK0063-04-6.pdf?utm_source=chatgpt.com Agrivita 26: 52–57. Tanggal akses 17 Februari 2025

Wildani, A., dan Sujono, J., 2009, Kajian permasalahan banjir Sungai Glugu di Kota Purwodadi Provinsi Jawa Tengah dan upaya pengendaliannya: Studi kasus banjir 25 Desember 2007, Thesis, Universitas Gadjah Mada, https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/41550?utm_source=chatgpt.com Tanggal akses 17 Februari 2025

Unduhan

Diterbitkan

10-12-2025

Cara Mengutip

Rahman, A. (2025). STRATEGI KEBIJAKAN PENGURANGAN RISIKO BANJIR DI KABUPATEN GROBOGAN: STRATEGI KEBIJAKAN PENGURANGAN RISIKO BANJIR DI KABUPATEN GROBOGAN. RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi Dan Teknologi Kabupaten Batang, 10(1), 72–90. https://doi.org/10.55686/ristek.v10i1.220